Talkshow : Memahami Obat Herbal Dari Sudut Pandang Farmakologi

Talkshow : Memahami Obat Herbal Dari Sudut Pandang Farmakologi

Halo #SobatJamu !
Taukah kamu kalau herbal itu kaya akan manfaat untuk kesehatan, mau pernah konsumsi herbal? Atau kamu kepo tentang bagaimana sih obat herbal itu bekerja dalam tubuh kita?

Jangan bingung, akan ada Talkshow yang akan menjawab itu semua. Bersama :

Apoteker Fahmi H Abdillah
Di siaran ON AIR Radio Yess 104.2 Cilacap
Selasa, 5 November 2019
(11.00-12.00 WIB)

Dengan tema : “Memahami Obat Herbal dari Sudut Pandang Farmakologi”

Info lanjut :
IG : http://instagram.com/carijamu
FB : http://facebook.com/carijamu
Twitter : http://twitter.com/carijamu
E-mail : info@carijamu.com
Website : www.carijamu.com

#KerenkanJamuIndonesia #SehatKarenaJamu #CariJamu #Talkshow #Herbal #Farmakologi

 

Acara ini terselenggara atas :

[EVENT] Herbal Medicine Class : Kupas Tuntas Khasiat Dan Manfaat Keladi Tikus

[EVENT] Herbal Medicine Class : Kupas Tuntas Khasiat Dan Manfaat Keladi Tikus

LATAR BELAKANG

  • Penelitian telah banyak dilakukan dan membuktikan bahwa tanaman Keladi Tikus memiliki senyata aktif dan antioksidan anti kanker.
  • Tidak hanya itu, ekstrak tanaman Keladi Tikus (typhonium flagelliforme) juga diketahui memiliki efek mencegah batuk, menghilangkan dahak, antiasmatik, analgesik, antiinflamasi, dan bersifat sedatif.
  • Berdasarkan penelitian kita tahu betapa besar manfaat dan khasiat Sehat Tanaman Keladi Tikus untuk keluarga. Sayangnya, tidak semua keluarga Indonesia mengetahui bagaimana cara pemanfaatannya.

TUJUAN

  • Bagaimana mengetahui herbal & kandungan di dalamnya untuk menghasilkan menu, resep makanan minuman, dan obat terbaik untuk kesehatan keluarga Anda?
  • Bagian apanya saja yang bisa digunakan?
  • Pertanyaannya, bagaimana efek sampingnya jika terjadi overdosis pemanfaatannya?
  • Bagaimana mengatasinya ?
  • Tidak hanya untuk tanaman keladi. Tamanan herbal-lain, benarkah dapat diandalkan untuk menjaga kesehatan keluarga ?
  • Benarkah ada herbal untuk mengatasi segala penyakit ?
  • Apakah benar herbal bisa bermanfaat untuk kasus gagal ginjal ?

BONUS MATERI LAIN

  • Mengenali jenis, jumlah, jadwal DAN cara mengolah (3J-1C) herbal dengan benar untuk memelihara/menjaga kesehatan tubuh (body care) dan untuk P3K di rumah (herbal first aid).
  • Workshop membuat :
    Teh sukun untuk stamina keluarga.
    Cream Skin Care (cream utk perawatan kulit).
  • Healthy Family Road Map (RECANA SEHAT keuarga – peta jalan menuju keluarga sehat).
  • Mendapatkan : Goodiebag, Welcome Drink, Coffee Break & Lunch.
  • Sebelum ikuti kelas peserta mendapat Formulir : Pohon Kesehatan Keluarga (Voucher) untuk materi kelas dan sarana konsultasi bagi keluarga Anda.

NARA SUMBER

dr. Prapti Utami, M.Si.
(Praktisi Herbal Medik, Narasumber seminar di berbagai tempat, Asosiasi Pengobat Tradisional & berbagai media Televisi).

METODE

In-class training session dengan pendekatan pendidikan orang dewasa (Andragogy) dengan menggunakan pendekatan berbasiskan pengalaman (Experiential Learning).
Untuk memberikan efek belajar dari pengalaman yang optimal maka diberikan pendekatan melalui :

– Lecture
– Diskusi
– Latihan/Role Play

KAPAN, HARI DAN TANGGAL (Kelas di Jakarta)

Spesial Memperingati Hari Kesehatan Wanita Dunia (8 Maret 2019)

Hari/Tanggal : Sabtu, 9 Maret  2019
Waktu : Pukul 09:00 WIB s/d 13:30 WIB.
Registrasi ulang : Pukul 08:30 – 09:00 WIB)
Peserta : 20 orang
Tempat : Hotel Bintang di Jakarta Selatan
Investasi : Jakarta Rp. 750.000,-

CARA PENDAFTARAN

Transfer sebesar biaya investasi ke rek.
BCA: 0678001344 a.n. PT. BARKA Cahaya Mediatama
Setelah transfer kirim bukti transfer & identitas peserta dengan format HMC_Nama_alamat Ke PIC :
Agus, WA : 0888 6120 212 | @KholilAhmad, WA : 081514199270

Investasi berharga dengan manfaat ganda untuk diri & keluarga. Salam Sehat Selaras untuk Anda & Keluarga.

[EVENT] Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia

[EVENT] Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia

Fakultas Farmasi Universitas Andalas bekerja sama Kelompok Kerja Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (Pokjans TOI) menyelenggarakan seminar nasional dan workshop. Seminar itu membahas perkembangan terkini sains farmasi & klinik VIII dan tumbuhan obat Indonesia ke-56. ”Kegiatan seminar ini dalam rangka menfasilitasi apoteker/calon apoteker dan para peneliti tanaman obat serta praktisi, agar dapat mengetahui dan meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan ilmu farmasi baik sains maupun klinis,” kata Dekan Fakultas Farmasi Universitas Andalas Fatma Sri Wahyuni, di ruang kerjanya pada Kamis (3/1). 

Kegiatan ini mengusung tema Penggalian, Pelestarian dan Pemanfaatan Berkelanjutan Tumbuhan Obat Indonesia, Kajian Tumbuhan Nilam dan Jeruk (Citrus Spp) yang akan diadakan selama dua hari yaitu dari tanggal 4-5 April 2019 mendatang di Gedung Convention Hall Kampus Unand Limaumanis Padang. Ia mengatakan seminar nasional dan workshop ini bagian dari rangkaian Lustrum ke-11 Fakultas Farmasi Universitas Andalas. 

Juga sebagai bentuk dedikasi untuk civitas akademika Fakultas Farmasi yang memasuki masa purna bakti tahun 2019 yakni Amri Bakhtiar, dan Adek Zamrud Adnan. Seminar ini akan membahas berbagai kajian. Di antaranya kesehatan tradisional, etnomedicine dan etnofarmokologi, biologi molekuler dan bioteknologi tanaman obat, fitokimia tanaman obat, farmakoekonomi, farmasi klinis dan komunitas serta kajian farmakologi tanaman obat dan tanaman tradisional. 

Terkait pembicara disebutkannya akan ada delapan pembicara dari berbagai bidang mulai dari pemerintahan, praktisi, akademisi, peneliti dan professional. Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkini tentang perkembangan ilmu farmasi baik sains, riset maupun klinis dan menyediakan wadah bagi para praktisi farmasi, dosen, peneliti, dunia industri dan mahasiswa untuk saling berintegrasi dan bekerja sama.

Selain itu juga untuk meningkatkan kompetensi profesi sebagai tenaga kesehatan strategis dalam rangka menunjang program pemerintah Indonesia, sehingga mampu merespon kebutuhan masyarakat atas pelayanan farmasi yang bermutu. “Kemudian juga untuk mendapatkan wawasan tentang perkembangan terkini penelitian herbal medicine sebagai complementary medicine,” sambungnya. (*)

Editor : Elsy Maisany
Sumber Berita : unand.ac.id