Tempuyung, Tumbuhan Yang Kaya Akan Manfaat Bagi Kesehatan

Salah satu tanaman yang berkhasiat obat adalah tempuyung (Sonchus arvensis L.). Sebagian masyarakat banyak memanfaatkannya untuk dijadikan lalap. Tidak hanya itu, tanaman tempuyung juga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Banyak pengalaman yang menunjukkan khasiat dari tempuyung untuk menyembuhkan penyakit, seperti batu ginjal, asam urat, darah tinggi, beberapa kasus sakit kepala, batu empedu, batu kandung kemih dan prostat1 . Di daerah Tawangmangu Surakarta, daun tempuyung sudah dikenal dan dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai jamu bagi perempuan yang habis melahirkan guna memulihkan kesehatan fisik. Sementara di Cina, daun tempuyung juga digunakan sebagai insektisida selain sebagai tanaman obat2. Senyawa yang terkandung pada daun tempuyung yang berkhasiat sebagai antiradang juga sebagai peluruh batu ginjal yaitu flavonoid2. Di bawah ini merupakan khasiat tempuyung yang didapat dari beberapa referensi ilmiah.

1.Mengobati Infeksi Kandung Kemih

Infeksi kandung kemih bisa terjadi pada siapa saja dan untuk mengobati peradangan yang terjadi akibat bakteri tersebut, daun tempuyung bisa dimanfaatkan. Jika gejala sudah dirasakan, seperti rasa sakit di saat buang air kecil, jangan biarkan atau tunggu terlalu lama karena akna dapat berbahaya. Sediakan daun tempuyung sebanyak 5 lembar dan cucilah sampai bersih lebih dulu, baru Anda makan mentah-mentah. Jadikan daun tempuyung ini sebagai lalapan, lalu makanlah 3 hari sekali saja namun secara rutin supaya infeksi kandung kemih cepat membaik dan rasa sakitnya pun cepat memudar3.

2. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi adalah masalah yang bisa sangat serius apabila tak diatasi secara cepat. Jika Anda punya darah tinggi, jangan ragu untuk menggunakan daun tempuyung sebagai lalapan seperti ketika mengobati infeksi kandung kemih. 5 lembar daun tempuyung yang telah dibersihkan bisa dimakan sebagai lalapan secara rutin hingga tekanan darah kembali normal3.

3. Peluruh Batu Ginjal 

Daun tempuyung dikenal sebagai obat pelarut batu ginjal. Pada percobaan diuretika pada tikus, daun tempuyung menunjukkan efek lemah sehingga kemungkinan efeknya diduga melalui gabungan antara diuretik lemah dan pelarut kalsium batu ginjal. Pada percobaan in vivo, infus Sonchi Folium juga 9 menunjukkan efek menghambat pembentukan batu kandung kemih buatan pada tikus. Infus daun tempuyung juga mempunyai efek melarutkan kalsium oksalat, kolesterol dan asam urat batu ginjal secara in vitro. Apigenin 7- glukosida dan luteolin 7-glukosida, keduanya merupakan senyawa flavonoid yang merupakan kandungan aktif daun tempuyung, pada percobaan in vitro telah dibuktikan mampu melarutkan batu ginjal berkalsium dan telah ditunjukkan terbentuknya senyawa hasil reaksinya dengan batu ginjal sehingga diduga mekanisme pelarutan batu ginjal disebabkan oleh pembentukan komplek antara flavonoid dengan kalsium yang menyusun batu ginjal3.


Referensi :

  • Kusumawati, I. G. A. W., Darmawijaya, I. P., & Yogeswara, I. B. A. 2014. Potensi antioksidan loloh tempuyung (Sonchus arvensis L.) sebagai minuman fungsional. In Prosiding Seminar Nasional Biologi FMIPA UNHI.
  • KUSUMA, M. C. 2007. Isolasi dan Identifikasi Flavonoid dari Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
  • PRATIWI, N. A. 2011. Penetapan beberapa parameter standarisasi dari ekstrak herba tempuyung (Sonchus arvensis L.) (Doctoral dissertation, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta).

Komentar

  • Kirim Komentar