Makanan Bakaran Terlalu Gosong, Bahayakah?

Penyakit kanker tidak memandang bulu. Penyakit ini dapat menyerang siapa pun pada semua golongan umur, tanpa memandang jenis kelamin, kebangsaan, atau golongan. Kanker adalah sesuatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak nomal. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat, tidak terkendali, dan akan terus membelah diri, hingga akhirnya menyebar ke jaringan di sekitarnya.

Salah satu faktor penyebab kanker yang sering diabaikan oleh masyarakat yaitu makanan yang dibakar atau yang mengalami pengasapan. Sate dan makanan bakaran lainnya diduga memiliki cemaran kimia berupa zat karsinogenik yang terbentuk akibat proses pembakaran pada suhu tinggi. Zat karsinogenik inilah yang dapat menyebabkan kanker. 

Polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) adalah senyawa karsinogenik yang terbentuk akibat pembakaran yang tidak sempurna dari zat-zat anorganik (arang, minyak, dan gas) serta zat organik. Komponen PAH terutama benzo(a)piren merupakan jenis PAH yang memiliki tingkat karsinogenik tinggi dan telah umum digunakan sebagai indikator adanya kelompok PAH (Benford et al., 2010). Misalnya saja dalam daging yang dipanggang, PAH terbentuk saat lemak daging menetes di atas arang, kemudian menyatu dalam asap dan menempel pada daging membentuk warna gosong kehitaman.Pembakaran sate dan makanan bakaran dengan menggunakan arang terkadnag lebih disukai oleh masyarakat karena dirasa lebih nikmat. Padahal arang merupakan hasil pembakaran tidak sempurna yang di dalamnya terdapat kandungan PAH yang dapat menyebabkan kanker. 

Oleh karena itu, ada baiknya jika kita mulai mengurangi makanan yang dibakar terlalu matang karena dapat memicu timbulnya kanker. Mulailah untuk mengkonsumsi makanan yang sehat agar dapat  mencegah kanker sejak dini. 


Referensi :

  • Mangan, Y . 2010 . Solusi sehat mencegah dan mengatasi kanker . Jakarta : Argomedia Pustaka.
  • Adiyastiti, B.E, Edi S., dan Rusman . 2014. Pengaruh Lama Pembakaran Dan Jenis Bahan Bakar Terhadap Kualitas Sensoris Dan Kadar Benzo(A)Piren Sate Daging Kambing.  Buletin Peternakan Vol. 38(3): 189-196.
  • Benford, D., M. Dinovi and R. W. Setzer. 2010. Application of the margin-of-exposure (MoE) approach to substances in food that genotoxic and carcinogenic e.g : benzo(a)pyrene and polycyclic aromatic hydrocarbons. Food Chem. Toxicol. 48: 42-48.

Komentar

  • Kirim Komentar