Kapan Mulai Menggunakan Anti Aging ?

Oleh : Tim Artikel Carijamu.com

Proses penuaan merupakan proses alami yang akan dialami setiap orang. Tidak semua orang mengalami penuaan kulit sesuai dengan usianya, inilah yang disebut penuaan dini.  Bisa lebih cepat atau lebih lambat bila dibandingkan dengan orang lain. Penuaan dini bisa terjadi pada siapa saja. Terutama di Indonesia yang merupakan daerah beriklim tropis dengan sinar matahari berlimpah. Proses degeneratif kulit yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet berlangsung lebih cepat.

Paparan sinar matahari yang berlebihan merupakan salah satu faktor penyebab menurunnya produksi kolagen dalam dermis kulit, karena paparan sinar matahari yang berlebih menyebabkan munculnya enzim proteolisis dari radikal bebas yang terbentuk. Enzim inilah yang selanjutnya akan merusak kulit, menghancurkan kolagen, dan jaringan penghubung yang ada di bawah kulit dermis.

Normalnya, proses penuaan (aging) terjadi pada usia 20-an, namun biasanya belum memunculkan tanda-tanda penuaan pada kulit khususnya wajah. Hal ini terjadi karena kulit masih mampu menyeimbangkan dan menghambat proses-proses penuaan dengan membentuk sel-sel baru. Memasuki usia 30, kulit akan semakin berkurang kemampuannya dalam memproduksi sel-sel baru. Sehingga, proses penuaan itu tidak bisa dihambat lagi.

Adapun  tanda-tanda penuaan pada wajah meliputi :

  • Kulit terlihat kering dan tipis.
  • Muncul garis-garis atau kerutan halus pada kulit.
  • Muncul pigmentasi kulit (age spot).
  • Kulit terlihat tidak kencang.
  • Kulita terlihat kusam dan tidak segar.

Ketakutan akan tampilan kulit yang keriput, membuat wanita yang masih berumur 20-an menggunakan krim anti aging. Lantas, sejak umur berapakah wanita disarankan mulai menggunakan krim anti aging ?

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Atmaja dkk. (2012) menerangkan bahwa penggunaan anti aging yang efektif untuk menigkatkan kualitas kondisi wajah, memperhalus dan mengencangkan tekstur, serta mengurangi kerutan wajah antara usia 25-29 tahun dan usia 30 tahun ke atas. Namun dalam perubahan kerutan, kosmetika anti aging wajah sangat efektif berefek pada usia 30 keatas, dikarenakan pada di usia lebih dari 30 tahun kerutan pada wajah terlihat sangat jelas. Maka dari itu, sangat disarankan untuk menggunakan kosmetika anti aging di usia ini. Hal ini dibuktikan dengan adanya perubahan kulit setelah menggunakan kosmetika anti aging selama 1 bulan pada kelompok eksperimen. Di mana hasil berupa terjadinya perubahan pada tesktur kulit wajah menjadi lebih halus dan kencang, kerutan di wajah berkurang dan noda-noda gelap dapat tersamarkan.

Dr. Eddy Karta, SpKK, dokter spesialis kulit menyarankan agar melakukan perawatan kulit sedini mungkin agar efek penuaan dini bisa dicegah atau minimal diperlambat. Perawatan ini bisa dilakukan dengan cara rutin menggunakan produk-produk perawatan kulit yang dapat memperlambat timbulnya tanda-tanda penuaan pada kulit. Bahan-bahan anti aging yang sudah terbukti secara klinis bermanfaat positif, aman, dan baik bagi kulit adalah retinol, alpha hidroxy acids, peptida, dan antioksidan seperti vitamin C dan teh hijau.

Referensi :

  1. Muliyawan, D. dan Suriana, N. 2013. A-Z Tentang Kosmetik. Jakarta : Elex Media Komputindo.
  2. Atmaja, N. S., Marwiyah, Setyowati, E. 2012. Pengaruh Kosmetika Anti Aging wajah Terhadap Hasil Perawatan Kulit Wajah. Journal of Beauty and Beauty Health Education1 (1) : 8-9.